Jakarta, Biasanya dokter mengecek jantung bayi yang belum lahir atau janin dengan menggunakan stetoskop. Namun seiring berjalannya waktu, sistem pemantauan detak jantung janin dengan menggunakan jaringan bluetooth. Alat yang murah dan akurat ini telah dikembangkan oleh dua peneliti dari India untuk perawatan jangka panjang terhadap ibu hamil di rumah.
Vijay Chourasia dari LNM Institute of Information Technology, Jaipur dan Anil Kumar Tiwari dari Indian Institute of Technology Rajasthan, Jodhpur menjelaskan bagaimana teknologi phonocardiography pada janin setara dengan stetoskop modern pada perawatan janin sebelum melahirkan. Sistem tersebut telah diadaptasi agar dapat mengaktifkan Bluetooth sehingga pemantauan jantung janin dapat dilakukan tanpa pengulangan intervensi dan datanya bisa dianalisis oleh komputer personal atau dinilai langsung oleh staf perawatan kesehatan.
Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Computers in Healthcare tersebut disebutkan bahwa sistem Bluetooth telah diujikan pada janin yang ada dalam kandungan 33 wanita pada berbagai tahap kehamilan, lalu data tersebut dibandingkan dengan data yang diperoleh melalui teknik pergeseran USG berbasis Doppler. Hasilnya, sistem Bluetooth menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi dalam perbandingan yaitu 98 persen.
Seperti dilansir dari medicalnewstoday, Senin (21/5/2012), tim peneliti ini pun berusaha menunjukkan bahwa menggunakan Bluetooth menghindari adanya kabel berantakan dan sistemnya mengkonsumsi daya yang rendah, selain itu sistem ini portabel atau bisa dibawa kemanapun dan mudah digunakan bagi calon ibu. Phonocardiography sendiri bersifat non-invasif, tidak memancarkan ultrasound atau energi lain dan sepenuhnya aman.
Alat ini dipastikan oleh kedua peneliti sebagai alat yang sempurna untuk mendeteksi masalah anomali jantung pada janin dengan biaya yang rendah.
Vijay Chourasia dari LNM Institute of Information Technology, Jaipur dan Anil Kumar Tiwari dari Indian Institute of Technology Rajasthan, Jodhpur menjelaskan bagaimana teknologi phonocardiography pada janin setara dengan stetoskop modern pada perawatan janin sebelum melahirkan. Sistem tersebut telah diadaptasi agar dapat mengaktifkan Bluetooth sehingga pemantauan jantung janin dapat dilakukan tanpa pengulangan intervensi dan datanya bisa dianalisis oleh komputer personal atau dinilai langsung oleh staf perawatan kesehatan.
Dalam studi yang dipublikasikan di International Journal of Computers in Healthcare tersebut disebutkan bahwa sistem Bluetooth telah diujikan pada janin yang ada dalam kandungan 33 wanita pada berbagai tahap kehamilan, lalu data tersebut dibandingkan dengan data yang diperoleh melalui teknik pergeseran USG berbasis Doppler. Hasilnya, sistem Bluetooth menunjukkan tingkat akurasi yang sangat tinggi dalam perbandingan yaitu 98 persen.
Seperti dilansir dari medicalnewstoday, Senin (21/5/2012), tim peneliti ini pun berusaha menunjukkan bahwa menggunakan Bluetooth menghindari adanya kabel berantakan dan sistemnya mengkonsumsi daya yang rendah, selain itu sistem ini portabel atau bisa dibawa kemanapun dan mudah digunakan bagi calon ibu. Phonocardiography sendiri bersifat non-invasif, tidak memancarkan ultrasound atau energi lain dan sepenuhnya aman.
Alat ini dipastikan oleh kedua peneliti sebagai alat yang sempurna untuk mendeteksi masalah anomali jantung pada janin dengan biaya yang rendah.
Semoga bermanfaat buat kawan-kawan sekalian. Salam Bang Dayat.

wah makin canggih aja ya sob, tapi kayanya mahal kali yah....
BalasHapushappy nice blogging
hehehe, sepertinya begitu sob,,
Hapusmahal banget kayanya :)
di indonesia sudah pakai seperti ini gak ya sob :D
BalasHapushahaha,, sudah kayanya sob :D
Hapustuh di jakarta :)
wh, makin canggihaja sob.
BalasHapustampilan blogny mkin bgaus ja nih
Wahaha, thanks nih sobat :)
Hapusklo gk salah template baru ya gan..? *smile
BalasHapusHehe, bener bgt sob..
HapusLagi cari jati diri
bluetooth hape nggak bisa yak? :))
BalasHapuswahhh, ane gak tau tuh gan :D
HapusLangsung ngebayangin ngecek jantung baby pake bluetooth hp aja saya pas baca judul. Ternyatah, hihihihi.
BalasHapushehehe,, ada ada aja nih mbanya :D
Hapuswaw :|
BalasHapusteknologi skrg emg edan . . .
hehehe :D
Hapus:O bagaimana dengan dampak si janin.. :/
BalasHapuswahh, kalo itu saya kurang tahu mba :)
Hapuswah keren infonya sob, salam kenal yaa, keep blogging ^^
BalasHapusmakasih sob :)
Hapussalam kenal juga :)
Semakin canggih saja teknologi sekarang :)
BalasHapusbener banget sob :)
Hapushidup dijaman sekarang serba modern
BalasHapusnggak seperti dijaman kakek nenek dulu :)
hehehe, iya sob :D
Hapusha??? luar biasa..
BalasHapustapi efek sampingnya ada ngk ya?
hehehe,,
Hapuswah kalo itu kurang tahu saya :D
sekarang teknologi semakin canggih saja yach sobat, sampai sekarang sudah ada pendetksi janin menggunakan bluetooth
BalasHapusiya bener banget sob :D
Hapuscanggih...dan pemanfaat teknologi
BalasHapusiya mba :)
Hapus